Seperti yang dijanjikan pada post ini, post kali ini adalah tentang cerita pengalaman bulan puasa, tepatnya pengalaman taon lalu.
PERINGATAN!!
kisah ini tergolong panjang dan mengandung kekerasan.
Cerita dimulai dari datangnya undangan buka bersama impromptu, lumayan, kesempatan buat reunian setelah 3 taon mencar ke kesibukan kuliah masing2. Acara digelar di rumah rani, aku lupa nama jalan dan daerahnya, tapi ingat pasti lokasinya dimana, di sekitar jalan masuk kampus UNDIP atas. Rumah yang penuh kenangan dimana kita juga dulu pernah kumpul2 bareng, iseng2, ngerasani temen2 laen, membahas strategi jalinan kisah cinta, membahas rencana gokil buat malem minggu, ato sekedar nemenin rani yang ditinggal keluarganya jalan2 ndak tau kemana.
Setengah 5, masih sepi, cuma ada punggawa-punggawa yang memang mengkoordinir acara, termasuk tuan rumah tentunya. Menit demi menit berlalu, satu per satu undangan hadir. Sambil diwarnai saling tanya menanya, masih ingatkah tentang ini, itu, dirinya, dan kita? Katalog angkatan pun ditelaah, melihat foto jadul dengan seragam putih-putih di bukit gombel sebelah lapangan golf ternama itu. Telunjuk jari berkeliaran, sesekali berhenti dan terdengar tebakan nama, dan dongeng peristiwa yang menyertainya.
indahnya reunian…