bukan
yang jelas bukan windows lah, mana bisa windows kaya gitu
aku pake Linux, ubuntu 7.10 (gutsy gibbon).
lha kok bisa mirip OS X gitu?
mirip si, tapi jauuhh…
caranya panjang, intinya dunlot dari sini, dan ikuti panduan ini.
yang kamu butuhkan cuma komputer yang terinstall linux dengan GNOME plus composite: beryl, compiz, ato compiz-fusion. Buat OS yang baru2, gutsy misalnya, udah bawa composite, jadi ndak perlu install sendiri. Kalo Linux-mu ndak ada composite-nya, install aja, ato skalian install ulang
Disclaimer:
Gambar di atas semuanya murni screenshot yang di-resize dengan bantuan GIMP Image Editor. Sekali lagi, GIMP hanya digunakan untuk me-resize gambar screenshot.
Stemming itu proses pemotongan (pemangkasan) kata untuk mendapatkan bentuk dasar (kata dasar) dari kata tersebut. Buat yang udah pernah dapet di STKI (Sistem Temu Kembali Informasi : Information Retreival), tentunya udah ndak asing lagi (tapi sayangnya dulu aku ndak ikut kuliah ini ). Kalo bang wiki si bilangnya gini:
Stemming is the process for reducing inflected (or sometimes derived) words to their stem, base or root form — generally a written word form. The stem need not be identical to the morphological root of the word; it is usually sufficient that related words map to the same stem, even if this stem is not in itself a valid root.
Tu kan, intinya gimana ndapetin stem/root (inti/dasar) dari suatu kata tertulis (berimbuhan?). Jadi misal terdapat kata mempermainkan, maka dari kata tersebut bisa dipilah-pilah menjadi mem + per + main + kan. Secara ilmu bahasa, hal ini mudah dilakukan oleh manusia, karena manusia sudah punya database memori linguistik yang komplit untuk melakukan parsing komponen-komponen penyusun (ejaan : imbuhan dan kata dasar) dari suatu kata. Seperti misalnya, dari kata mengantuk, kita bisa langsung memilah-milah menjadi me(ng) + kantuk (bukan meng + antuk atau me + ngantuk). Namun bagaimana jika kita ingin melakukan automasi proses stemming ini dengan sebuah program? Mampukah program mengenali perubahan morfologi kata ini dengan tepat?
Setiap orang pasti punya idealisme sendiri2. Meskipun nggak ngaku, tapi pasti punya pandangan atau harapan ideal terhadap suatu hal – udahlah, ngaku aja . Dan biasanya, buat kita2 yang pergi berkuliah ini, punya idealisme masing2 buat kelulusan, tentang kapan dan bagaimana. Kebanyakan sudah punya gambaran ideal akan lulus berapa tahun setelah kuliah. Ada yang melihat bahwa lulus 3,5 taon (+ cum laude) itu ideal, ada yang bilang tepat waktu (4 taon), trus ndak sedikit juga yang pengin berlama-lama menikmati status mahasiswa-nya (plus tetek bengek nilai lebih yang didapat dengan status tersebut).
Ada yang kebelet lulus (kebelet kerja, kebelet nikah? ), ada yang pengin segera lulus biar ndak lama2 membebani orang tua, ada yang masi pengin memperbaiki nilai, ada yang emang blom sreg buat lulus, ato yang TA-nya molor, ada juga yang masi betah di kampus (dengan segala fasilitas penginapan full AC dan internet gratis nya). lha terus gimana lho??
Step one you say we need to talk
He walks you say sit down it’s just a talk
He smiles politely back at you
You stare politely right on through
Some sort of window to your right
As he goes left and you stay right
Between the lines of fear and blame
You begin to wonder why you came
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
Let him know that you know best
Cause after all you do know best
Try to slip past his defense
Without granting innocence
Lay down a list of what is wrong
The things you’ve told him all along
And pray to God he hears you
And pray to God he hears you
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
As he begins to raise his voice
You lower yours and grant him one last choice
Drive until you lose the road
Or break with the ones you’ve followed
He will do one of two things
He will admit to everything
Or he’ll say he’s just not the same
And you’ll begin to wonder why you came
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
How to save a life
How to save a life
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
Where did I go wrong, I lost a friend
Somewhere along in the bitterness
And I would have stayed up with you all night
Had I known how to save a life
How to save a life
Pasti banyak yang bingung, siapa si the fray ini? Lagu apa si how to save a life ini? Wah, pada ndak tau ya? Lagu ini tu salah satu sontrek (OST) nya serial Grey’s Anatomy, yang menggambarkan serial ini secara keseluruhan.
Responsible, logical, norm-following hard workers.
The efforts are carried out in a practical, structured manner.
Trust facts and experiences more than theories.
Decisive, loyal, tradition observing individuals.
Enjoy being the person in charge and often make good supervisors.